Shin Tae Yong: Timnas U-20 Rersmi Bubar


Shin Tae Yong: Timnas U-20 Rersmi Bubar


Skuad Garuda Muda resmi dibubarkan setelah Piala Dunia U-20 dibatalkan. Presiden Joko Widodo mengimbau para pemain untuk tidak bersedih karena perjalanan karir mereka masih panjang setelah keikutsertaan U-20 di Piala Dunia dibatalkan. Dengan resminya Garuda Muda yang perkasa dibubarkan, pelatih Shin Taeyong memberikan jaminan saat sesi latihan terakhir di Cinta Sabtu lalu, mengatakan Piala Dunia U-20 harus menjadi ajang terakhir timnya. 

Sebelum bubar, Presiden Joko Widodo sempat bertemu langsung dengan para pemain Timnas U-20 di Stadion Gelora Bung Karno, selain itu Jokowi mendengarkan keinginan para pemain usai pencabutan status Viva Indonesia . Sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, beberapa pemain ingin kuliah, sementara yang lain ingin menjadi anggota Polri dan PNS, karena sebagai U-20.

 Anda masih muda. ada banyak kemungkinan. Anda bisa bermain di SEA Games. Anda bisa bermain di Asian Games. Anda bisa bermain di Kejuaraan AFF. Anda masih bisa bermain di Olimpiade ke-24. Saya bertanya kepada para pemain apakah ada yang ingin didengar, ada yang ingin kuliah, ada yang ingin bergabung dengan TNI dan PNS. 

Pembatalan Piala Dunia U-20 tentu menjadi pukulan telak bagi Caraka dan kawan-kawan. Pengamat sepak bola Kusna menilai, selain pemulihan psikologis, PSSI juga harus berkontribusi mengamankan masa depan para pemain tersebut, karena kualifikasi harus membantu pemain yang membutuhkan pemulihan mental untuk siap menjalani hidup pasca Piala Dunia U20. 

Cupin Indonesia, PSSI pertama dan kedua, mungkin perlu memberi ruang bagi pemain yang mungkin memiliki keinginan lain selain karir sepak bola, misalnya ada yang ingin berkarier sebagai aparatur negara kepolisian. Dunia U-20 terus mendengar gaung luas bahwa ketika Dirjen PSSI Seratus bersikeras bahwa keputusan pembatalan hanyalah keputusan FIFA dan bukan inisiatif PSSI atau Dewan, itu tidak pernah terlintas dalam pikiran PCC atau Dewan. papan.

bahwa kami ingin menyerah undian atau belum lagi kami ingin menyerah kandidat Piala Dunia. Kami telah berinvestasi terlalu banyak di U20, menunggu untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia ini, terlalu banyak kemitraan dan peserta Semua pemangku kepentingan yang telah bekerja keras untuk ini. Jadi tidak mungkin kami berniat untuk melepaskan hosting setelah kami membatalkannya. Indonesia Masih Menunggu Sanksi FIFA Presiden Jokowi Perintahkan Dirjen PSSI Erick Thohir Negosiasi FIFA Jangan Curiga Indonesia